<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Hari Jadi Purwakarta &#8211; PWkab.com</title>
	<atom:link href="https://www.pwkab.com/tag/hari-jadi-purwakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pwkab.com</link>
	<description>Purwakarta Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Aug 2025 04:23:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pwkab.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Teks_paragraf_Anda_20250317_185217_0001-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>Hari Jadi Purwakarta &#8211; PWkab.com</title>
	<link>https://www.pwkab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Run 5K: Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025, Semangat Kebugaran dan Kesehatan</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/run-5k-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-semangat-kebugaran-dan-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2025 04:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Lari]]></category>
		<category><![CDATA[Run 5K]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3143</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Acara Run 5K dalam rangkaian kegiatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Acara Run 5K dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Purwakarta tahun 2025 digelar pada Minggu 3 Agustus 2025.</p>



<p>Ribuan masyarakat membanjiri mengikuti kegiatan Purwakarta Run 5k tersebut. Kegiatan ini juga menjadi bukti semangat kebugaran dan kesehatan mewujudkan Purwakarta Istimewa.</p>



<p>Bak lautan pelari pagi ini di Purwakarta, membawa semangat kebugaran dan kesehatan yang bertitik fokus Alun-alun Purwakarta 2w tepatnya di Taman Pasanggrahan Padjajaran.</p>



<p>“Star dari Depag, keluar langsung belok Sudirman, belok patung egrang, Hj. Iming, tekuk di Gedung Dakwah, Finish Depan LP (Lembaga Pemasyarakatan),” ungkap panitia acara tersebut.</p>



<p>Kegiatan ini nampak menjadi momen kebangganggan bagi peserta yang ikut membakar energi untuk menjaga kesehatan.</p>



<p>Terlebih, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin hadir ditengah-tengah peserta mengikuti Purwakarta Run 5K.</p>



<p>Dalam momen tersebut, Om Zein sapaan akrab Bupati Purwakarta menuturkan kegiatan ini bukan sekadar perayaan hari jadi Purwakarta, melainkan juga menjadi penghormatan yang luar biasa terhadap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>



<p>Om Zein pun untuk mengibarkan bendera di rumah masing-masing pun bergema, bentuk ajakan semangat nasionalisme.</p>



<p>“Merdekakan jiwa, merdekakan hati, dan merdekakan segalanya di bumi pertiwi!” kata Om Zein, dalam kesempatan kegiatan tersebut.</p>



<p>Sebagai informasi, sebanyak 400 pelari pertama yang berhasil mencapai garis finish juga diberikan hadiah medali sebagai bentuk tanda kehormatan. **</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gairah Pariwisata  Meningkat di Momen Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/gairah-pariwisata-meningkat-di-momen-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 13:03:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3074</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Gairah pariwisata di Kabupaten Purwakarta terdorong...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Gairah pariwisata di Kabupaten Purwakarta terdorong meningkat pada momentum Peringatan Hari Jadi ke-194 Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta.</p>



<p>Tepatnya pada pada 20 Juli 2025 menjadi momentum penting bagi Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata dan mengembalikan kejayaan Purwakarta sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.</p>



<p>Serangkaian kegiatan dan pesta rakyat telah disiapkan, salah satunya adalah kembali beroperasinya air mancur menari di Taman Sribaduga (Situ Buleud) selama tiga hari berturut-turut (18-20 Juli 2025). </p>



<p>Hal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.</p>



<p>Kepala Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Suhandi, menekankan pentingnya peran sektor pariwisata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Air mancur menari di Taman Sribaduga, sebagai salah satu ikon pariwisata Purwakarta, diharapkan dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>



<p>&#8220;Sektor Pariwisata bisa menjadi andalan Purwakarta untuk tingkatkan perekonomian masyarakat,&#8221; ujar Suhandi, belum lama ini.<br>Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, diharapkan pula akan berdampak positif pada pertumbuhan usaha-usaha di sekitar lokasi wisata dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.</p>



<p>&#8220;Pengembangan sektor pariwisata juga jadi prioritas kerja kami. Karena, menurut kami sektor pariwisata akan jauh menguntungkan. Tentunya, hal itu akan berimplikasi pada peningkatan ekonomi masyarakatnya,&#8221; kata Suhandi.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyadari pentingnya pengembangan sektor pariwisata sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, berbagai upaya strategis terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik destinasi wisata di Purwakarta.</p>



<p>Tidak hanya sekedar menyediakan atraksi wisata, Disporaparbud juga fokus pada kenyamanan dan kepuasan pengunjung agar mereka betah berlama-lama dan kembali berkunjung. Hal ini sejalan dengan target untuk menciptakan pengalaman wisata yang &#8220;mengangenin&#8221; dan berkesan bagi setiap pengunjung.</p>



<p>&#8220;Kami bersyukur karena sampai saat ini Purwakarta masih menjadi salah satu tujuan wisatawan dari berbagai daerah,&#8221; kata Suhandi.</p>



<p>Data yang dimiliki Disporaparbud menunjukkan perkembangan signifikan sektor pariwisata Purwakarta dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Suhandi menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah alasan untuk berpuas diri.</p>



<p>Upaya-upaya berkelanjutan dan terencana masih diperlukan untuk memastikan pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat Purwakarta.</p>



<p>Dengan semangat Hari Jadi ini, Kabupaten Purwakarta optimistis dapat kembali meraih kejayaannya sebagai destinasi wisata pilihan di Jawa Barat. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Ngosrek&#8221; Purwakarta Tercatat Rekor MURI Bersih-bersih Jalan dengan Peserta Terbanyak</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/ngosrek-purwakarta-tercatat-rekor-muri-bersih-bersih-jalan-dengan-peserta-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 06:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ngosrek]]></category>
		<category><![CDATA[rekor muri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3056</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Kerja bakti bersih jalan di Kabupaten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Kerja bakti bersih jalan di Kabupaten Purwakarta dengan melibatkan lebih dari 400 ribu peserta dalam kegiatan &#8220;Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa&#8221; pada Selasa, 22 Juli 2025 meraih Rekor Muri.</p>



<p>Dalam kegiatan &#8220;Ngosrek&#8221; tersebut merupakanbagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Kabupaten Purwakarta ke-57 yang elibatkan seluruh elemen masyarakat seperti perangkat daerah, camat, pemerintahan desa, dan lainnya.</p>



<p>Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzen menuturkan pada rencana awal kegiatan tersebut peserta ditargetkan 250 ribu peserta. Namun, jumlah peserta melebihi dari itu.</p>



<p>&#8220;Target awal 250 ribu peserta bahkan melampaui ekspektasi dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 400 ribu orang ikut kegiatan,&#8221; kata Om Zein.</p>



<p>Ia berharap, kegiatan ini akan menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan, serta membentuk karakter masyarakat yang bertanggung jawab.</p>



<p>Melalui strategi digital, diharapkan pula tercipta kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p>Om Zein menekankan, kegiatan ngosrek yang rutin dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat di setiap desa, kecamatan, kelurahan, dan sekolah, kali ini dilakukan secara serentak dan masif.</p>



<p>Sementara, Triyono, Senior Manager MURI, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian rekor ini. Ia menyatakan, kegiatan kerja bakti serentak dengan jumlah peserta sebanyak ini merupakan hal yang luar biasa, terutama mengingat semangat gotong royong yang mulai memudar di kota-kota besar.</p>



<p>&#8220;MURI mencatat kegiatan ini sebagai rekor bersih-bersih kerja bakti dengan peserta terbanyak. Apresiasi tinggi diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang telah berhasil menghidupkan kembali semangat gotong-royong dan menjadikan kegiatan ini sebagai tradisi yang perlu dilestarikan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Triyono juga berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan dan kesehatan bersama. Kategori rekor yang diberikan adalah &#8220;Superlatif&#8221; mengingat jumlah peserta yang sangat banyak, melampaui target awal 250 ribu peserta.</p>



<p>Kegiatan &#8220;Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa&#8221; ini tidak hanya berhasil meraih rekor MURI, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata Pemkab Purwakarta dan seluruh masyarakatnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.</p>



<p>Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan nilai-nilai gotong royong. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemegahan Budaya di Jantung Purwakarta</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/kemegahan-budaya-di-jantung-purwakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 08:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3045</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Kemegahan Budaya di Jantung Purwakarta pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>PWkab.com &#8211; Kemegahan Budaya di Jantung Purwakarta pada Perayaan Hari Jadi ke-194 Kota dan ke-57 Kabupaten, Minggu 20 Juli 2025.</p>



<p>Sebuah acara kabar pada malam itu, yang lebih dari sekedar perayaan tahunan, melainkan sebuah harapan untuk kemajuan Purwakarta.</p>



<p>Ribuan warga Purwakarta dan sekitarnya memadati Jalan Jenderal Sudirman, jantung Purwakarta Kota sejak awal kegiatan dimulai.</p>



<p>Malam itu menjadi deklarasi nyata atas semangat keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia. Lampu-lampu warna-warni menghiasi jalanan, sementara aroma harum jajanan khas Purwakarta dan berbagai daerah lain menguar di udara, menambah daya tarik bagi pengunjung.</p>



<p>Festival dimulai dengan iring-iringan spektakuler dari depan Kampus UPI (Parapatan Enggrang) menuju Pertigaan BTN. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein), menarik perhatian dengan menaiki kereta kencana, diiringi Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda yang menunggang kuda.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya kesenian dari luar daerah, setiap kecamatan di Kabupaten Purwakarta juga akan menampilkan kelompok seni masing-masing, menjadikan festival ini sebagai wadah ekspresi budaya bagi seluruh warga Purwakarta. Festival ini benar-benar menjadi panggung milik semua,&#8221; kata Bupati Om Zein.</p>



<p>Pawai megah ini memukau warga yang berjejer di sepanjang jalan, disisi lain dihiasi pula oleh semburan air mancur Sri Baduga di Situ Buleud. Sorak sorai dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap langkahnya.</p>



<p>Festival Budaya Nusantara menampilkan beragam kesenian tradisional dari seluruh Nusantara. Kehadiran Ogoh-ogoh dari Bali, menjadi magnet utama, menarik perhatian banyak penonton, terutama anak-anak yang antusias berfoto bersama.</p>



<p>Dari Jawa Timur, kesenian Reog Ponorogo, dengan topeng dadak merak dan irama khasnya, turut memeriahkan suasana. Alunan musik gamelan berpadu dengan irama daerah lain, menciptakan harmoni indah. Para penari, dengan kostum memukau, menampilkan gerakan energik dan memikat.</p>



<p>Selain kesenian luar daerah, festival ini juga menampilkan ragam kesenian Jawa Barat: Badud (Pangandaran), Rengkong (Sukabumi), Bebegig (Ciamis), Surak Ibra (Garut), Benjang (Kota Bandung), Badingkut (Bandung Barat), Topeng (Bekasi), Kokoprak Genye, Nyi Pohaci (Purwakarta), Jajangkungan (Karawang), Wayang Gegeus (Kota Banjar), dan Sisingaan (Subang).</p>



<p>Setiap penampilan disambut antusiasme penonton; sorak sorai dan tepuk tangan menggema, bahkan beberapa penonton ikut bernyanyi dan menari bersama. Berbagai stan makanan dan minuman menambah keseruan, dengan aroma sate, bakso, dan jajanan tradisional yang menggugah selera.</p>



<p>Uniknya, setiap kecamatan di Kabupaten Purwakarta juga berpartisipasi, menampilkan kelompok seni masing-masing. Festival ini menjadi panggung bagi semua warga Purwakarta, menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan.</p>



<p>Lebih dari hiburan semata, Festival Budaya Nusantara dirancang sebagai wahana edukasi lintas generasi, menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya Indonesia.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap acara ini menjadi agenda tahunan unggulan, menarik wisatawan, menggerakkan ekonomi kreatif lokal, dan memperpanjang masa tinggal pengunjung. Festival ini bukan hanya perayaan ulang tahun, tetapi juga selebrasi keberagaman Indonesia yang hidup dan tumbuh dari masyarakatnya. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapat Paripurna Istimewa: Kilas Balik, Arahan Bupati, Pesan KDM dan Harapan Masa Depan</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/rapat-paripurna-istimewa-kilas-balik-arahan-bupati-pesan-kdm-dan-harapan-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 00:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Paripurna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3049</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Rapat paripurna istimewa pada sebagai bagian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Rapat paripurna istimewa pada  sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Kabupaten Purwakarta ke-57, digelar pada Minggu, 20 Juli 2025.</p>



<p>Gelaran rapat paripurna yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta ini berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.</p>



<p>Hadir juga dalam paripurna tersebut, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein; Wakil Bupati, Abang Ijo Hapidin; jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); tokoh masyarakat; perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD); serta tamu undangan lainnya.</p>



<p>Rapat Paripurna ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan Purwakarta, mengevaluasi capaian pembangunan, dan merumuskan strategi untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p><strong>Kilas Balik dan Apresiasi Prestasi</strong></p>



<p>Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas kontribusi mereka dalam pembangunan. Ia menyorot berbagai pencapaian, termasuk peningkatan infrastruktur, kemajuan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi lokal.</p>



<p>Penghargaan juga disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Purwakarta. Puji menekankan bahwa Hari Jadi Purwakarta bukan sekadar perayaan, melainkan pengingat perjuangan para pendahulu dalam membangun daerah.</p>



<p><strong>Arahan dan Harapan Bupati Purwakarta</strong></p>



<p>Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, dalam pidatonya menegaskan komitmen kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam pembangunan, menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama untuk mencapai Purwakarta yang lebih sejahtera,&#8221; kata Om Zein.</p>



<p>Ia juga menyampaikan visi dan misi pembangunan ke depan, yang meliputi peningkatan pelayanan publik, investasi, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Prioritas lainnya termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, serta pengembangan pariwisata dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. </p>



<p><strong>Pesan Gubernur Jawa Barat</strong></p>



<p>Sementara, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan pelestarian kearifan lokal. KDM juga berbagi pengalamannya sebagai mantan Ketua DPRD dan Bupati, yang menggarisbawahi pentingnya sinergi antar lembaga, terutama dalam momen peringatan hari jadi.</p>



<p>KDM juga mengingatkan prinsip-prinsip kearifan lokal Sunda, seperti &#8220;ngajauhan kurangna deget&#8221; (menjauhkan gesekan) dan &#8220;ngartos&#8221; (saling memahami), sebagai pedoman dalam membangun kerjasama yang harmonis.</p>



<p>Gubernur juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan dan perlunya pembangunan sistem pangan berkelanjutan untuk menghadapi persaingan pasar.</p>



<p><strong>Penutup dan Harapan Masa Depan</strong></p>



<p>Acara ditutup dengan doa dan ucapan syukur atas kemajuan yang telah dicapai. Rapat paripurna ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Purwakarta, dan DPRD Purwakarta berkomitmen mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Semangat gotong royong dan persatuan menjadi kunci keberhasilan pembangunan Purwakarta, dan perayaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan mewujudkan Purwakarta yang lebih gemilang di masa depan. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Budaya Nusantara Rangkaian Hari Jadi Purwakarta, Animo Masyarakat Tinggi, Datang dari Berbagai Daerah</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/festival-budaya-nasional-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-animo-masyarakat-tinggi-datang-dari-berbagai-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 14:57:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Reog Ponorogo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3031</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Festival Budaya Nusantara dalam rangkaian kegiatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Festival Budaya Nusantara dalam rangkaian kegiatan Hari jadi ke-194 Kota Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta mendapatkan animo tinggi dari masyarakat, Minggu 20 Juli 2025.</p>



<p>Dalam pantauan di lokasi, ribuan masyarakat memadati bahu jalan RE Martadinata, menyaksikan Festival Budaya Nusantara yang menampilkan 13 budaya nusantara, yakni dari 11 budaya Kabupaten di Jawa Barat dan 2 budaya dari Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Bali.</p>



<p>Tak hanya itu, festival tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan dari tiap desa se-Kabupaten Purwakarta. Termasuk, kereta kencana Ki Jaga Raksa turun langsung mengikuti Festival Budaya Nusantara di Purwakarta.</p>



<p>Kemeriahan Festival Budaya Nusantara juga turut dimeriahkan oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) dengan menunggangi Kereta Kencana Nyimas Melati.</p>



<p>Om Zein menunggangi Kereta Kencana diikuti dengan barakuda yang salah satunya ditunggangi oleh Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin beserta jajaran pejabat Pejabat Pemerintah Kabupaten Purwakarta.</p>



<p>Bak lautan manusia malam ini di Purwakarta, animo ribuan masyarakat yang hadir, tertib menyaksikan Festival Budaya Nusantara meski harus rela berdesakan sesama pengunjung lainnya yang hadir.</p>



<p>Tak sedikit, warga yang datang berasal dari luar kota, diantaranya mereka dari luar kota datang ke Kabupaten Purwakarta berasal dari Garut, Karawang dan Bekasi, dan daerah lainnya sekitar Purwakarta, bahkan ada rombongan yang datang dari Provinsi Bali.</p>



<p>“Kita dari Bali,” ujar Basudewa, warga Bali yang menyaksikan Festival Budaya Nusantara di Kabupaten Purwakarta. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang Paripurna Hari Jadi Purwakarta ke 194 dan Kabupaten ke 57, Ini Penuturan Ketua DPRD</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/sidang-paripurna-hari-jadi-purwakarta-ke-194-dan-kabupaten-ke-57-ini-penuturan-ketua-dprd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 10:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Saepul Bahri Binzein]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3027</guid>

					<description><![CDATA[PWkab. com &#8211; Sidang Paripurna dalam rangka Hari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab. com</strong> &#8211; Sidang Paripurna dalam rangka Hari Jadi Purwakarta ke 194 dan Kabupaten Purwakarta ke 57 digelar di Gedung Aula DPRD Purwakarta pada Minggu, 20 Juli 2025.</p>



<p>Hadir dalam Sidang Paripurna tersebut l, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta, dan unsur masyarakat lainnya.</p>



<p>Ketua DPRD Purwakarta Sri Puji Utami menuturkan sidang paripurna dalam rangka Hari Jadi Purwakarta ke 194 dan Kabupaten Purwakarta ke 57, mengelar tema &#8220;Ngurus Lembur Nata Kota, Ngosrek Purwakarta Istimewa&#8221;</p>



<p>&#8220;Hal ini menjadi langkah dan harapan yang bisa mewujudkan kabupaten Purwakarta, yang maju, mandiri selamanya dari segala aspek kehidupan, &#8221; ungkap Sri Puji Utami, saat membuka sidang Paripurna tersebut.</p>



<p>keistimewaan yang didapat dari itu, kata Puji, terdiri dari segala dimensi pembangunan yang mengutamakan, kualitas sumber daya manusia, infrastruktur yang mencukupi, perekonomian yang tangguh, serta tata kelola pemerintah yang bagus.</p>



<p>&#8220;Ngosrek memiliki arti, Ngored, Bebersih dan Berseka. Memiliki makna persatuan, kerjasama, dan komitmen yang merupakan hal penting dalam mewujudkan purwakarta yang terurus, tertata dan patuh taat pada kodrat alam dan identitas Purwakarta.</p>



<p>Puji menuturkan, tema tersebut sejalan dengan visi dan misi rancangan pembangunan jangka menengah Kabupaten Purwakarta tahun 2025-2029 yang sudah selesai disahkan dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purwakarta.</p>



<p>&#8220;Peringatan Hari Jadi Purwakarta 194 Purwakarta, sejalan dengan peraturan daerah nomor 2 tahun 2006, yang sejarahnya mendasar dari surat Desluit nomor 2 tanggal 20 Juli tahun 1831, terkait penamaan wilayah yang disebut Purwakarta, &#8221; ungkap Puji.</p>



<p>Selanjutnya, peringatan Kabupaten Purwakarta ke 57, memiliki dasar Undang-undang nomor 4 tahun 1968, terkait pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang.</p>



<p>&#8220;Peringatan hari jadi tersebut, juga berdasarkan hasil rapat badan musyawarah tanggal 1 Juli 2025, sudah diputuskan, rapat paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi Purwakarta dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta, dilaksanakan pada Minggu, 20 Juli tahun 2025,” ungkapnya.</p>



<p>Peringatan Hari Jadi Purwakarta yang digelar tiap tahunnya, oleh semua elemen Purwakarta, bukan hanya perayaan yang tidak memiliki makna, melainkan ada harapan anu utama untuk kemajuan Kabupaten Purwakarta. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>502 Petugas Kebersihan Bertukar Nasib dengan Pejabat Hingga Bupati di Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/502-petugas-kebersihan-bertukar-nasib-dengan-pejabat-hingga-bupati-di-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 16:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Om Zein]]></category>
		<category><![CDATA[Tukar Nasib]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3017</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Sebanyak 502 petugas kebersihan bertukar nasib...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Sebanyak 502 petugas kebersihan bertukar nasib dengan pejabat eselon II, III, Sekda hingga Bupati Purwakarta pada Jumat, 18 Agustus 2025, malam.</p>



<p>Adapun, tukar nasib tersebut bagian dari rangkaian acara Hari Jadi ke 194 Purwakarta dan ke-54 Kabupaten Purwakarta.</p>



<p>Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan acara tukar nasib ini bertujuan untuk menghargai jasa petugas kebersihan, tanpa mereka Purwakarta akan kumuh dan kotor.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.pwkab.com/kabar/festival-budaya-nusantara-di-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ini-11-kebudayaan-kesenian-yang-bakal-tampil/" data-type="link" data-id="https://www.pwkab.com/kabar/festival-budaya-nusantara-di-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ini-11-kebudayaan-kesenian-yang-bakal-tampil/">Festival Budaya Nusantara di Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025, Ini 11 Kebudayaan Kesenian yang Bakal Tampil</a></strong></p>



<p>&#8220;Sebanyak 520 petugas kebersihan dilibatkan dalam kegiatan ini, sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, mereka juga mendapatkan bonus untuk jajan bersama, sekaligus menikmati pertunjukan air mancur,&#8221; ucap Om Zein, sapaan Bupati Purwakarta, kepada wartawan, Jumat 18 Juli 2025.</p>



<p>Tukar Nasib ini, kata Om Zein, terinspirasi dari program serupa di masa kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi, yang juga sangat menghargai profesi petugas kebersihan.</p>



<p>Disisi lain, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi para pejabat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.</p>



<p>Mengingat, dalam acara itu, mulai dari eselon II, III, Sekda, hingga Bupati sendiri, ikut serta membersihkan sampah hingga melayani makan petugas kebersihan yang bertukar nasib jadi pejabat.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.pwkab.com/kabar/jadwal-pertunjukan-air-mancur-sri-baduga-di-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025/" data-type="link" data-id="https://www.pwkab.com/kabar/jadwal-pertunjukan-air-mancur-sri-baduga-di-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025/">Jadwal Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga di Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025</a></strong></p>



<p>Tak hanya itu, dalam momen tukar nasib tersebut, Para pejabat mengenakan seragam petugas kebersihan, sementara para petugas kebersihan dijamu dengan makan malam yang layak.</p>



<p>Bupati Purwakarta menuturkan, kegiatan tukar nasib ini akan menjadi agenda tahunan yang akan rutin digelar.</p>



<p>“Lokasi penyelenggaraan akan disesuaikan dengan keinginan para petugas kebersihan. Tahun ini, lokasi dipilih di dekat air mancur, sesuai permintaan mereka,&#8221; jelasnya.<strong> ***</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Budaya Nusantara di Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025, Ini 11 Kebudayaan Kesenian yang Bakal Tampil</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/festival-budaya-nusantara-di-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ini-11-kebudayaan-kesenian-yang-bakal-tampil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 12:01:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=2996</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Festival Budaya Nusantara menjadi salah satu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Festival Budaya Nusantara menjadi salah satu agenda dalam rangkaian kegiatan Hari jadi ke-194 Kota Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta.</p>



<p>Rencananya, Festival Budaya Nusantara, dengan menampilkan belasan kebudayaan kesenian itu, akan berlangsung pada 20 Juli 2025.</p>



<p>Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang kerap disapa Om Zein menuturkan ada 11 perwakilan kebudayaan Kabupaten se Jawa Barat, ditambah dua perwakilan dari dua Provinsi dalam Festival Budaya Nusantara.</p>



<p>“Dari luar Provinsi yaitu kebudayaan ogoh-ogoh bali dan reog ponorogo,” ungkap Bupati Purwakarta, dalam keterangan yang diterima, Rabu 16 Juli 2025.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.pwkab.com/kabar/rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ada-rekor-muri-ngosrek/" data-type="link" data-id="https://www.pwkab.com/kabar/rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ada-rekor-muri-ngosrek/">Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025, Ada Rekor Muri Ngosrek</a></strong></p>



<p>Bupati Purwakarta menuturkan dalam pelaksanaan acara Festival Budaya Nusantara nanti, akan berlangsung dengan festival budaya yang mulai dari depan PGSD dan finish di depan BTN.</p>



<p>“Tidak lupa juga, setiap kecamatan di Kabupaten Purwakarta mengirimkan keseniannya masing-masing,” tutup Om Zein.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.pwkab.com/kabar/link-download-logo-hari-jadi-purwakarta-ke-104-kota-purwakarta-dan-ke-57-kabupaten-purwakarta-tahun-2025/" data-type="link" data-id="https://www.pwkab.com/kabar/link-download-logo-hari-jadi-purwakarta-ke-104-kota-purwakarta-dan-ke-57-kabupaten-purwakarta-tahun-2025/">Link Download Logo Hari Jadi Purwakarta, ke-194 Kota Purwakarta dan Ke-57 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025</a></strong></p>



<p>Adapun kesebelas kabupaten yang akan mengirimkan kebudayaan di festival budaya nusantara antara lain;</p>



<p>Yang pertama Kesenian Badud merupakan kebudayaan dari Kabupaten terjauh, yaitu Kabupaten Pangandaran.</p>



<p>Yang kedua yaitu Kesenian rengkong dari sukabumi, Kesenian bebegig dari kabupaten ciamis, Kesenian surak ibra dari garut.</p>



<p>Kemudian ada Kesenian benjang kota bandung, kesenian badingkut dari kabupaten bandung barat, kesenian topeng dari bekasi.</p>



<p>Selanjutnya, kesenian kokoprak genye dari purwakarta, Kesenian jajangkungan dari karawang, kesenian wayang gegeus dari banjar dan kesenian Sisingaan Subang. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadwal Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga di Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025</title>
		<link>https://www.pwkab.com/kabar/jadwal-pertunjukan-air-mancur-sri-baduga-di-rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 12:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Air Mancur Sri Baduga]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=2961</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga menjadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian Hari Jadi ke ke-194 Kota Purwakarta dan Ke-57 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025.</p>



<p>Rangkaian ke-194 Kota Purwakarta dan Ke-57 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025, menyuguhkan beberapa kegiatan di Bulan Juli ini, diantaranya pertunjukan Air Mancur Sri Baduga.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari informasi yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, dalam rangkaian Hari Jadi Purwakarta untuk pertunjukan air mancur bakal digelar selama tiga hari dalam Pagelaran Air Mancur.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.pwkab.com/kabar/rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ada-rekor-muri-ngosrek/" data-type="link" data-id="https://www.pwkab.com/kabar/rangkaian-hari-jadi-purwakarta-tahun-2025-ada-rekor-muri-ngosrek/">Rangkaian Hari Jadi Purwakarta Tahun 2025, Ada Rekor Muri Ngosrek</a></strong></p>



<p>Berikut ini jadwal lengkap pertunjukan Air Mancur Sri Baduga atau Pagelaran Air Mancur dalam rangkaian Hari Jadi ke ke-194 Kota Purwakarta dan Ke-57 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025</p>



<p><strong>PAGELARAN AIR MANCUR</strong></p>



<p>Hari/Tanggal: Jumat, Sabtu, Minggu /18-20 Juli 2025<br>Waktu : 19.30 WIB s.d Selesai<br>Tempat : Taman Air Mancur Sri Baduga</p>



<p>Diberitakan sebelumnya, sejumlah rangkaian acara telah diagendakan dalam memperingati Hari Jadi ke ke-194 Kota Purwakarta dan Ke-57 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025.</p>



<p>Rangkaian ke-194 Kota Purwakarta dan Ke-57 Kabupaten Purwakarta Tahun 2025, menyuguhkan beberapa kegiatan di Bulan Juli ini. Diantaranya, Rekor Muri Ngosrek hingga pertunjukan air mancur.</p>



<p>Hari Jadi Purwakarta mengambil tema dari Purwakarta Festival 13 dalam “Ngurus Lembur Nata Kota, Ngosrek Purwakarta Istimewa”.</p>



<p>Ngosrek sendiri memiliki arti “ngored bebersih jeung berseka” maka dibentuk suatu gambar yang merepresentasikan suatu Persatuan, Kerjasama dan Komitmen.</p>



<p>Hal itu, menjadi penting dalam mewujudkan Purwakarta yang terurus dan tertata tetapi tetap berprinsip pada nilai-nilai leluhur dengan memperhatikan kodrat alam dan budaya serta identitas Kabupaten Purwakarta. ***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
