<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Indonesia &#8211; PWkab.com</title>
	<atom:link href="https://www.pwkab.com/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pwkab.com</link>
	<description>Purwakarta Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jan 2026 19:38:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pwkab.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Teks_paragraf_Anda_20250317_185217_0001-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>Indonesia &#8211; PWkab.com</title>
	<link>https://www.pwkab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dunia di Ambang Turbulensi: Dari Penangkapan Maduro hingga Rebutan Arktik</title>
		<link>https://www.pwkab.com/internasional/dunia-di-ambang-turbulensi-dari-penangkapan-maduro-hingga-rebutan-arktik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 19:38:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[As]]></category>
		<category><![CDATA[Geopolik]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=3473</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com – Mengawali tahun 2026, tatanan global menghadapi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> – Mengawali tahun 2026, tatanan global menghadapi ujian terberat dalam satu dekade terakhir. Serangkaian peristiwa dramatis dalam dua pekan pertama Januari telah mengubah peta kekuatan dunia, mulai dari intervensi militer di Amerika Latin hingga ancaman pecahnya aliansi NATO di Utara.</p>



<p><strong>Krisis Venezuela: Erosi Kedaulatan Global</strong><br>​Dunia dikejutkan oleh operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026 yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Langkah unilateral Washington ini memicu gelombang protes di berbagai belahan dunia, termasuk aksi solidaritas di Jakarta.</p>



<p>Pakar hubungan internasional menilai tindakan ini sebagai bentuk erosi norma non-intervensi. Sementara itu, ekonomi dalam negeri Venezuela kian runtuh; warga kini beralih sepenuhnya ke aset kripto seperti USDT sebagai penopang ekonomi informal di tengah inflasi yang tak terkendali.</p>



<p><strong>&#8220;Cara Mudah atau Cara Sulit&#8221;: Ambisi Trump di Greenland</strong></p>



<p>Di belahan bumi Utara, ketegangan pecah antara AS dan Denmark. Presiden Donald Trump kembali menegaskan ambisinya untuk menguasai Greenland. Dalam pernyataannya di Ruang Oval (14/1), Trump memperingatkan bahwa AS akan menempuh &#8220;cara mudah atau cara sulit&#8221; untuk mengamankan pulau strategis tersebut guna menangkal pengaruh Rusia dan Tiongkok di Arktik.</p>



<p>Denmark secara tegas menolak, menyebut ambisi tersebut sebagai ancaman bagi aliansi pertahanan trans-atlantik. Trump bahkan telah mengusulkan pengenaan tarif ekonomi bagi negara-negara yang menghalangi rencana akuisisi ini.</p>



<p>​<strong>Ancaman Tanpa Batas Nuklir</strong></p>



<p>Stabilitas keamanan dunia juga berada di ujung tanduk seiring mendekatnya tenggat waktu perjanjian New START pada Februari 2026. Sebagai satu-satunya perjanjian pembatasan senjata nuklir yang tersisa antara AS dan Rusia, berakhirnya pakta ini tanpa kesepakatan baru dikhawatirkan akan memicu perlombaan senjata nuklir yang tidak terkendali.</p>



<p><strong>Indonesia: Navigasi di Tengah &#8220;Anomali Global&#8221;</strong></p>



<p>Di tengah badai ini, posisi Indonesia tetap memegang teguh prinsip Politik Bebas Aktif. Menteri Luar Negeri RI dalam paparan tahunannya (14/1) menegaskan bahwa Indonesia akan memperkokoh diplomasi ekonomi untuk memitigasi dampak ketidakpastian global.</p>



<p>Meskipun Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia hanya di angka 2,6%, ekonomi Indonesia diprediksi mengalami &#8220;anomali&#8221; dengan potensi pertumbuhan mencapai 6% berkat ketahanan konsumsi domestik dan hilirisasi industri.</p>



<p>Namun, tantangan nyata tetap membayangi, terutama pada nilai tukar rupiah dan stabilitas investasi asing yang mulai terdampak proteksionisme AS.</p>



<p><strong>Catatan Redaksi</strong>: Situasi global bergerak sangat dinamis. Ketahanan nasional dan kemandirian energi akan menjadi kunci utama bagi Indonesia dalam menghadapi gejolak rantai pasok sepanjang tahun 2026.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Evakuasi WNI di Iran, 92 Orang Bakal Segera Tiba di Tanah Air</title>
		<link>https://www.pwkab.com/internasional/indonesia-evakuasi-wni-di-iran-92-orang-bakal-segera-tiba-di-tanah-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ikbal Safana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 01:26:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[WNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pwkab.com/?p=2912</guid>

					<description><![CDATA[PWkab.com &#8211; Jadwal pemulangan tahap pertama Warga Negara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PWkab.com</strong> &#8211; Jadwal pemulangan tahap pertama Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran direncanakan pada akan dipulangkan pada hari ini, Senin 23 Juni 2025.</p>



<p>Tahap pertama pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dilakukan menyusul situasi keamanan di negara Iran saat ini.</p>



<p>Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pada hari ini telah menjadwalkan 97 WNI yang telah dievakuasi di Azerbaijan akan diterbangkan ke Tanah Air hari ini.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.pwkab.com/nasional/dedi-mulyadi-terima-aduan-soal-40-hektare-tanah-kampung-adat-cireundeu-terancam-ini-tanggapannya/" data-type="link" data-id="https://www.pwkab.com/nasional/dedi-mulyadi-terima-aduan-soal-40-hektare-tanah-kampung-adat-cireundeu-terancam-ini-tanggapannya/">Dedi Mulyadi Terima Aduan Soal 40 Hektare Tanah Kampung Adat Cireundeu Terancam, Ini Tanggapannya</a></strong></p>



<p>Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha, mengatakan, sebanyak 97 WNI dijadwalkan akan tiba di Tanah Air pada Sesala 24 Juni 2024.</p>



<p>“Rencana diterbangkan tahap pertama dengan pesawat komersial pada Senin, 23 Juni, dan tiba di Jakarta 24 Juni,” kata Judha Nugraha, Minggu (22/6/2025).</p>



<p>Judha menjelaskan, sebanyak 97 WNI yang sebelumnya dievakuasi dari Iran kini dalam kondisi aman di ibu kota Azerbaijan.</p>



<p>“Untuk evakuasi, 97 WNI sudah aman di Baku. Kita terus monitor,” ujarnya.</p>



<p>Kemenlu memastikan, pemerintah terus mencermati perkembangan situasi di Iran guna menentukan langkah selanjutnya.</p>



<p>“Kita terus assess situasi pasca serangan AS ke Iran,” pungkas Judha.<strong> ***</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
