Tutup
Kabar

Tabung Gas di Ruko Soto Blangkon Purwakarta Digondol Maling, Termasuk CCTV Raib

×

Tabung Gas di Ruko Soto Blangkon Purwakarta Digondol Maling, Termasuk CCTV Raib

Sebarkan artikel ini

Purwakarta, Pwkab.com — Aksi pencurian menyasar sebuah ruko di kawasan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Tak tanggung-tanggung, dua unit CCTV dan tujuh tabung gas melon 3 kilogram dilaporkan raib, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp3,55 juta.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Purwakarta Kota. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPLP) tertanggal 21 September 2026, korban sekaligus pelapor adalah Ahmad Syaroni, seorang wiraswasta asal Purwakarta.

Iklan
Iklan

Dalam uraian laporan kepolisian disebutkan, pencurian diketahui pada Senin, 21 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di sebuah ruko Soto Blangkon di Jalan K.K. Singawinata, Nagri Tengah. Pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan diduga masuk ke dalam toko setelah mencongkel jendela.

Yang membuat aksi ini cukup nekat, barang yang digondol bukan hanya tabung gas. Perangkat CCTV yang semestinya menjadi “mata” pengawas toko justru ikut dibawa kabur. Dalam laporan disebutkan dua unit CCTV merek ALHUA serta tujuh tabung gas melon 3 kilogram hilang dari lokasi.

Setelah mengambil barang-barang tersebut, pelaku diduga keluar melalui pintu belakang toko. Akibat kejadian itu, pemilik memperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp3.550.000.

Kasus tersebut kini telah diadukan kepada kepolisian dan pihak yang dilaporkan masih berstatus “dalam lidik”. Artinya, identitas maupun keterlibatan pihak tertentu masih dalam proses penyelidikan sehingga belum dapat disimpulkan siapa pelakunya.

Aksi pencurian ini kembali menjadi pengingat bagi pemilik tempat usaha untuk meningkatkan pengamanan, terutama pada malam hingga dini hari. Dalam dokumen pengaduan, waktu kejadian dicantumkan sekitar pukul 03.00 WIB, sementara pencurian baru diketahui beberapa jam kemudian.

Maling Makin Nekat: CCTV pun Digondol!

Kasus ini terbilang mencolok karena perangkat yang berfungsi mengawasi dan merekam aktivitas di sekitar toko justru menjadi bagian dari barang yang hilang.

Kini pemilik berharap aparat kepolisian dapat mengungkap pelaku dan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai proses hukum yang berlaku.