Tutup
Kabar

Unggahan TikTok Wabup Purwakarta Abang Ijo Hapidin Soal SE Izin Keramaian Jadi Sorotan, Teu Diajak Deui Pak?

×

Unggahan TikTok Wabup Purwakarta Abang Ijo Hapidin Soal SE Izin Keramaian Jadi Sorotan, Teu Diajak Deui Pak?

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTA, PWKAB.COM – Sebuah unggahan video di platform TikTok Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, memicu spekulasi publik terkait perumusan Surat Edaran Izin Keramaian Umum. Dalam unggahan tersebut, pria yang akrab disapa Bang Jo ini memberikan komentar yang menyiratkan dirinya tidak dilibatkan dalam perumusan kebijakan terbaru.

Pemantik Polemik: SE Nomor 100.3.12/613

​Kontroversi ini bermula saat Pemerintah Kabupaten Purwakarta merilis Surat Edaran (SE) Bupati Nomor: 100.3.12/613/Pem/2026. Kebijakan ini mengatur ketat penyelenggaraan kegiatan keramaian umum, yang diterbitkan sebagai respons cepat pemerintah usai terjadinya tragedi dalam sebuah pesta pernikahan beberapa waktu lalu.

Iklan
Iklan

​Namun, alih-alih menunjukkan kekompakan, kebijakan ini justru menyingkap tabir koordinasi di internal eksekutif.

Pengakuan Mengejutkan: “Teu Diajak Deui”

​Dalam sebuah interaksi dengan netizen di kolom komentar unggahannya pada Selasa (7/4/2026), pria yang akrab disapa Bang Jo ini memberikan jawaban yang sangat lugas dan provokatif dalam bahasa Sunda.

“Teu diajak deui, Pak? Nya kitu weh. Ke Bang Jo terus terang ngomong saayana ka masyarakat, engke malah salah paham deui.”

Terjemahan: (Gak diajak lagi, Pak? Ya begitulah. Nanti Bang Jo kalau bicara apa adanya kepada masyarakat, nanti malah jadi salah paham lagi).

​Pernyataan ini seolah menjadi konfirmasi publik bahwa sebagai Wakil Bupati, dirinya diduga tidak dimintai pertimbangan atau dilibatkan dalam perumusan SE yang menyangkut hajat hidup orang banyak tersebut.

Tetap Menjaga Kondusivitas

​Meski menyiratkan ada kekecewaan, Bang Jo tetap menunjukkan sikap profesional dengan meminta masyarakat untuk patuh pada aturan yang sudah telanjur berjalan. Ia mengimbau agar warga tidak terjebak dalam kebingungan informasi.

“Intina naon, ikuti weh ayeuna mah (Intinya apa, ikuti saja sekarang mah),” tegasnya dalam jawaban komentar tersebut.

Sorotan Pengamat: Krisis Soliditas Pimpinan

​Hingga saat ini, pihak Bupati Purwakarta belum memberikan klarifikasi resmi terkait pernyataan terbuka sang wakil di media sosial. Fenomena ini pun menjadi buah bibir warga, mengingat pentingnya soliditas kepemimpinan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Analisis Singkat:

Pernyataan Abang Ijo Hapidin ini menunjukkan gaya komunikasi yang sangat personal dan langsung kepada konstituennya di TikTok. Di satu sisi, hal ini menunjukkan transparansi, namun di sisi lain, memperlihatkan adanya celah koordinasi dalam pengambilan kebijakan di level pimpinan daerah. ***