Tutup
Nasional

Abang Ijo Hapidin Ajak Publik Kawal Nama Baik ‘Bapak Aing’ dari Oknum Tak Bertanggung Jawab

×

Abang Ijo Hapidin Ajak Publik Kawal Nama Baik ‘Bapak Aing’ dari Oknum Tak Bertanggung Jawab

Sebarkan artikel ini


PURWAKARTA, Pwkab.com – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, meminta masyarakat, khususnya warga Jawa Barat, untuk memperketat pengawasan terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.

Ia mengajak publik ikut mengawal nama baik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Iklan
Iklan

Seruan ini disampaikan Abang Ijo menyusul temuannya terkait dugaan pencatutan nama sang Gubernur yang langsung ia bongkar melalui akun TikTok pribadinya.

“Kita kawal terus Bapak aing, jangan sampe ada oknum yang mengatasnamakan Bapak aing demi kepentingan pribadinya,” tulis Abang Ijo dalam unggahan terbarunya, Rabu (20/5/2026).

Bergerak Cepat Lapor ke Gubernur

Aksi pencatutan nama ini tidak dibiarkan begitu saja oleh Abang Ijo. Mengetahui ada pihak yang berani “menjual” nama mentor politiknya, ia langsung bergerak cepat melaporkan masalah tersebut secara langsung kepada Dedi Mulyadi.

Laporan itu pun langsung direspons dengan jawaban menohok oleh pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi tersebut.

Laporan Abang Ijo: “Lapor ke Pak Gubernur, ada orang yang mengatasnamakan Pak Gubernur demi kepentingan pribadinya.”

Respons Tegas KDM: “Dan Pak Gubernur jawab, ‘itu bukan perintah saya,’” ungkap Abang Ijo menirukan ketegasan sang Gubernur.

Khawatir Nama Baik Merusak Kepercayaan Publik

Sebagai figur yang dikenal sangat loyal kepada KDM, Abang Ijo mengaku geram dan khawatir jika tindakan liar para oknum ini dapat merusak reputasi dan nama baik yang telah dibangun oleh Dedi Mulyadi di mata masyarakat Jawa Barat.
​“Jangan sampe nama baik bapak aing tercoreng oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Apalagi sampe mencatut nama bapak aing demi kepentingan pribadinya,” tegasnya lagi dengan menggunakan istilah “Bapak Aing”—panggilan takzim khasnya untuk KDM.

​Langkah berani Abang Ijo dalam mengingatkan publik ini langsung memicu reaksi positif dari netizen. Kolom komentar unggahannya dibanjiri dukungan warga yang sepakat bahwa ruang gerak para makelar maupun oknum pencari keuntungan di lingkungan pemerintahan harus dipersempit.

Hingga berita ini dipublikasikan, Abang Ijo Hapidin masih menutup rapat informasi mengenai identitas atau inisial oknum yang dimaksud. Tidak dijelaskan pula secara rinci apakah kepentingan pribadi yang dilaporkan tersebut berkaitan dengan pusaran proyek daerah, perizinan, ataupun jual-beli jabatan. Namun yang pasti, sinyal waspada telah ditiupkan dari Purwakarta untuk seluruh wilayah Jawa Barat.